Artikel

MASA PENGHAYATAN PENGGALANG PRAMUKA SMK N 1 PURBALINGGA 2016

    Dibaca 787 kali Activity Kegiatan Ambalan

 

MASA PENGHAYATAN PENGGALANG 2016
 
 
PURBALINGGA - Dengan tema 'Genggam Pramuka Selaraskan Perubahan' dan maskot Gatot Kaca, Pramuka SMK N 1 Purbalingga telah sukses melaksanakan salah satu program kerja yang telah dicanangkan dalam proker (program kerja) wajib tahunan yaitu, Masa Penghayatan Penggalang (MPP). Kepanitiaan terdiri dari Sangga Kerja Bantara kelas XI, XII, serta tim panitia dari guru dan karyawan. Kegiatan MPP menjadi salah satu agenda yang wajib diikuti oleh siswa baru di SMK N 1 PURBALINGGA. Tidak hanya siswa baru, siswa yang telah naik kelas dan belum mengikuti kegiatan MPP, wajib mengikuti pada tahun setelahnya.
    
Kegiatan MPP dilaksanakan di Desa Sumingkir selama tiga hari dua malam, pada tanggal 23-25 Juli 2016. Setelah adanya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), MPP menjadi salah satu ajang pembentukan karakter sekaligus pengenalan karakter satu sama lain bagi peserta MPP. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Pramuka SMKN 1 Purbalingga saat ini tengah melakukan perubahan-perubahan menuju peradaban yang mengikuti zaman tetapi tidak meninggalkan adat.
 
“Tidak hanya komputer saja yang perlu diupgrade, tetapi Pramuka juga harus diupgrade, dipilah kembali mana yang menjadi benar sebenar-benarnya arti Pramuka,” begitu kata beberapa Bantara Smega.
 
Keberangkatan menuju desa Sumingkir yang awalnya menggunakan truk, tepat pukul 07:00 WIB dibatalkan. Itu dikarenakan Bapak Drs. Yosep Win Puji Punarwo. M.Pd. selaku kepala sekolah SMK N 1 Purbalingga melarang penggunaan truk. Menurut beliau, sekolah merupakan di bawah ikatan dinas, sedangkan dinas telah melarang penggunaan truk untuk membawa peserta MPP. Sehingga, saat itu juga truk yang sudah berderet rapi di depan sekolah dibatalkan, dari panitia sendiri meminta maaf atas kurangnya kordinasi antar panitia dengan kepala sekolah.
 
“MPP kemarin itu bagian dari perubahan paradigma siswa terhadap MPP sekaligus Pramuka. Itu semua bisa dilihat minimnya bentakan, serta tidak adanya kata-kata kasar atau kekerasan fisik. Karena yang kami utamakan bukan jalannya acara sesuai konsep. Namun, keselamatan dan ketertarikan peserta pada Pramuka. Dan, semua merupakan bagian dari misi perekrutan anggota Ambalan sesuai mandat pembina,” jelas Kak Kristiawan yang merupakan ketua panitia MPP.
 
Sama halnya menurut Kak Fedora Fidela, ketua OSIS sekaligus Bantara SMKN 1 Purbalingga,
 
“Pramuka itu menyenangkan. Namun, pada saat MPP kemarin, ada hal yang sangat disayangkan, karena hampir kebanyakan orang tua dari peserta MPP bolak-balik menjenguk anaknya. Padahal, Pramuka itu mandiri. Seharusnya, orang tua lebih percaya menyerahkan anak mereka untuk dididik di SMKN 1 Purbalingga. Karena sudah tidak diragukan lagi, SMKN 1 Purbalingga sama sekali tidak ada unsur perploncoan. Untuk tahun ke depannya, semoga Pramuka yang benar-benar mandiri bisa terwujudkan,” jelasnya.
 
Kegiatan pada hari pertama sangat lancar, hanya ada dua siswi yang memang harus dipulangkan ke rumah masing-masing menggunakan mobil sekolah karena sakit. Hari kedua, di mana salah satu kegiatan inti dari MPP itu dilaksanakan, penjelajahan alam yang melewati beberapa pos. Hampir semua peserta MPP merasa berkesan dengan penjelajahan alam tersebut. Kemudian, malam hari dilanjutkan dengan penyalaan api unggun, semua warga berkumpul untuk menyaksikan kobaran api unggun yang menyala anggun dan mengagumkan.
MPP 2016
    
Api Unggun memang hal yang sangat dinanti-nanti oleh warga sekitar sekaligus peserta MPP. Penyalaan api unggun begitu menguras kesabaran, karena harus menunggu beberapa jam dari waktu yang dijadwalkan, itu dikarenakan sangga kerja yang tidak ingin mengecewakan dan mempersiapkan segalanya dengan matang. Hampir semua pasang mata yang menyaksikan penyalaan api unggun yang menyala dengan apik itu bersorak kagum.
 
Hari terakhir, kegiatan MPP ditutup dengan upacara penutupan yang dilaksanakan dengan khidmat, Bapak Seto Eko Purwanto, S. Si. yang saat itu menjadi pembina upacara penutupan, mewakili kepala sekolah, mengaku memberi apresiasi yang sangat penuh kepada panitia MPP tahun 2016, karena telah melaksanakan kegiatan MPP sesuai aturan tanpa meninggalkan adat.
 
Sumber : http://www.kabarebralink.com/2016/07/pramuka-smk-n-1-purbalingga-sukses-gelar-MPP.html