Artikel

[REPOST] LDK Pramuka 2012

    Dibaca 235 kali Activity Kegiatan Ambalan

Sabtu (28/4) merupakan sore yang cerah, tepat pada saat para punggawa SANKAR yang akan melaksanakan salah satu program kerja inti mereka. Latihan dasar kepemimpinan (LDK). Dibawah pimpinan Kak mahfut selaku ketua kegiatan, acdara resmi dimulai begitu pasukan ambalan dibuka oleh kedua pemangku adat SANKAR yang baru – Ka Bayu dan Ka Selfi. Dengan do’a, semangat dan keyakinan bahwa acara 2 hari satu malam itu akan berlangsung sukses.
   Pukul setengah lima sore, peserta yang terdiri dari 26 Bantara kelas 10 itu melaksanakan kegiatan PBB yang di latih langsung oleh pihat Polres Purbalingga. Semilir angin menerpa wajah-wajah pandu yang siap menjadi pemimpin kelak. Memberi yang terbaik unutk SANKAR dan sekolah yang tercinta, tak boleh berkeluh kesah apalagi sampai membuat orang tua kecewa. Peraturan baris berbaris selalu 3 makna tersirat. Konsentrasi, Ketekunan dan kekompakan. Dengan komando oleh seorang pemimpin yang baik maka 3 hal tersebut akan menjadi suatu bagian tak terpisahkan dalam suatu barisan
Bagitu senja turun adzan maghrib berkumandang. Istirahat sholat dan makan adalah acara selanjutnya. Bergegas para pandu itu bersujud secara berjama’ah dengan khusyuk, di pimpin dengan imam yang baik, maka bersiaplah mereka datang bertemu kepada tuhan secara bersama sama. Usai sholat, acara dilanjutkan dengan makan malam bekal yang sudah mereka bawa sendiri. Antaranya nasi, dengan lauk tahu tempe dan di bungkus daun pisang. diajarkanlah mereka sikap makan perwira. Bahan tegak, pandangan cukup melirik ke arah makanan, tangan kiri mengepal dan tangan kanan bergerak menyampaikan makanan ke mulut. Beralaskan tanah, beratapkan langit, menjadi suana makan tak terlupakan. Cahaya yang tak sepenuhnya terang, menyempurnakan makan malam sederhana yang nikmat penuh kebersamaan.
   Malam semakin larut membawa acara semakin memuncak. Diantaranya, pemberian materi sekaligus motivasi oleh pembina pramuka SMK N 1 Purbalingga, Ka Agus. Melalui power point yang menarik, beliau memberi sedikit pengetahuan tentang beberapa macam tipe pemimpin. Seperti pemimpin yang otoriter, militer, demokrasi dan kharismatik. Yang pada intinya, tipe tipe pemimpin tersebut punya tempat sendiri di tiap keadaan. Berlanjut dengan Study Kasus, dimana temanya adalah wacana tentang MPP yang di tiadakan di ganti dengan acara lippo (MOPDB yang di gabung dengan MPP).  Terdapat pro dan kontra. Berlangsung debat dengan cukup sengit walau masih di luar panitia. Pukul 10.03 malam, Study Kasus selesai untuk acara selanjutnya adalah mimpi indah, mengistirahatkan tubuh sejenak untuk menyambut acara yang masih panjang esok hari.
   Pagi (29/4), Pukul empat subuh para peserta di bangunkan. Diberikan waktu 1 jam untuk melakukan keperluan pribadi dan tak lupa sholat subuh berjama’ah. Setelah itu, melakukan pemanasan dan minum susu bersama menyiapkan energi untuk joging meuju Klawing River – Kali Klawing – untuk melaksanakan acara paling di tunggu acara LDK tahun ini. Repling dan pelatihan SAR air.
Berangkat pukul 05.45 , perjalanan menuju kali klawing dimulai. Samapi di lokasi pukul tujuh pagi. Sambil menunggu tim SAR, sarapan pagi datang namun sayangnya jadwal harus molor sampai jam setengah sembilan acara pelatihan SAR air baru dimulai. acara paling menyenangkan ini diikuti tak hanya Bantara kelas XI namun paitia juga ikut andil dalam pelatihan SAR kali ini. Menjadi satu tim dengan adik kelas, memimpin jalannya perahu karet, push up bersama ketika salah melakukan. Belajar menjadi tim penolong orang tenggelam, dan menjadi yang di pimpin oelh pelaih tim SAR. Berbasah basah ria melupakan sebentar setiap permasalahan yang di punya. Belajar dan bersenang senang walaupun repling terpaksa harus di tiadakan karena waktu yang tidak memadai.
   Pukul 14.30 , kawanan SANKAR kembali ke sekolah. Acara LDK hari itu memiliki klimaks yang menyenangkan. Begitu pusaka ambalan kembali di tutup sekita pukul setengah empa sore, maka berakhirlah acara Latihan Dasar Kepemimpinan Tahun 2012
Jadi, apa arti pemimpin bagi anda ? apapun itu, setiap manusia hakikatnya adalah seorang pemimpin. Pemimpin bagi dirinya sendiri. Hanya bagaimana caranya ia mengasah kemampuan pemimpinnya. Seorang pemimpin yang mau di pimpin adalah hal yang terkadang berat

SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKU KUBAKTIKAN
SANKAR JAYA !!!