Artikel

[REPOST] PEMBAYATAN CALON BANTARA 2012

    Dibaca 279 kali Kegiatan Ambalan
“Dibayat siang siang ? Pertama dan AYO JAYA !!!


    Rabu (21/12), untuk yang pertama kalinya pembayatan calon bantara dilaksanakan dari pagi sampai sore hari sejarah baru di ambalan tercinta ini , tapi no problem apapun ayng terjadi itulah usaha maksimal yang sudah di lakukan oleh sangga kerja untuk tetap di adakannya pembayatan . so, beri emapt jempol buat enam puluh satu sanker kita !
    Tak semudah membuat proposal saat proposal itu harus diajukan dan disetujui oleh pihak tertinggi sekolah. Kemudian bergulir cerita ke perjuangan para panitia pembayatan guna terlaksananya acara pra pemantapan itu. Perjuangan penuh keringat, do’a dan usaha . cercaan dari sana sini bahkan pengekangan. jum’at latihan dan rapat persiapan mewarnai dua kegiatan (pembayatan dan pemantapan) yang jaraknya hanya brselang 6 hari , dan dengan semangat 61 kegiaan pembayatan berhasil nerjalan walau agak aneh, di bayat siang siang , tapi … tetap harus di jalankan demi adanya penerus perjuangan Pramuka Smk N 1 Purbalingga bernama SANKAR
    Pukul setengah enam pagi peluit milik ka refi berbunyi , pertanda bagi seluruh calon bantara untuk berkumpul . tergepoh gepoh para peserta yang sudah merelakan dirinya untuk pramuka itu berbarus guna mengikuti perintah pemangku adat tersebut ,bebrapa peserta bayat telat dari jadwal yang di tentukan tentu saja membuat panitia sebal ! belum lagi pada saat cek perkap banyak anak yang tidak membawa perkap, akhirnya dari 38 perserta pembayatan calon bantara 2011 harus rela melihat teman temannya di konsekwensi untuk membersihkan lapangan.
    Acara puncak dari pembayatan ini adalah tidak lain yaitu wile game , baru pernah ya di bayat dengan wile game pada siang siang hari, di lihat banyak siswa yang kala itu, ada yang beberapa kursus japan dan korea atau bahkan ekskul lainnya. Dengan pakaian hitam hitam mirip dengan tentara di siang hari yang sudah siap tempur dengan segala amunisinya dan tak kalah pentingnya yaitu polesan arang hitam di wajah, para calon bantara itu siap untuk memutari jalur wide game siang hari.
    Pos di bagi menjadi 5, dimana pos pertama adalah pos watak dan kepribadian, pos kedua adalah ketangkasan dan kesehatan jasmani,pos ketiga yaitu IPUK, pos keempat yaitu PBB dan yang terakhir yaitu pos lima adalah keagamaan, ada pos lagi dimana dua pos tersebut adalah pos pembersihan dan pos penentuan alias pencarian beluluk berstempel sebagai tiket menuju pemantapan yang sebenarnya lokasi pencarian tersebut cukup horror kalau di adakan malam hari, dengan cuaca yang tidak menentu, dimana panas dan hujan terbaur menjadi satu, baik panitia maupun peserta tetap semangat menghadapi acara hari itu ! Two Thumbs Deh
    Sekitar pukul setengah empat sore jus brantawali telah siap disuguhkan bagi para peserta menandakan bahwa untuk mencapai hasil yang manis butuh perjuangan pahit meskipun rasanya terkadang lebih pahit dari brantawali well, itulah hidup dan itulah pramuka .
    Sampailah di anti klimaks pembayatan, penagihan beluluk berstempel gerakan pramuka,hingga konsep baru dimana yang tidak mendapatkan beluluk berstempel berjuang kembali  mencari muntul di luar kelas, di dalam ruang 9 akhirnya 13 anak berdiri di depan menghadap teman temannya yang mendapat tiket, baik beluluk maupun muntul, dan saatnya evaluasi pun datang , beberapa kelas xi dan kelas xiimenyudutkan para calon bantara, dimana dalam pramuka tak mengenal keegoisan , Pramuka adalah kebersamaan dan pramuka begitu dekat dengan Tuhan, alam, patroitis serta nasionalis
    Tangis dari 38 peserta pecah begitu tau ketiga belas temannya tidak dapat melanjutkan ke pemantapan, segala cara mereka yang mendapat beluluk dan mudul berstempel menawarkan apapun pada kakak kelas guna menyelamatkan teman seperjaungannya itu samapi ke pemantapan menyerahkan baik beluluk maupun muntul mereka bersedia, karena mereka merasa tak pantas lanjut ke tahap selanjutnya , melihat keadaan itu kak Cukat selaku Pembina yang sejak awal wide game samapi evalusai mendampingi ikut turun tangan mengevaluasi para calon bantara (dan sedikit mengingatkan bahwa angakatan itu adalah angakatan pertama yang melakukan pembayatan pada siang hari)
    “Disetiap perjuangan pasti ada yang menang dan ada yang kalah maka dari itu dengan sangat menyesal kakak Cukat mewakili kaka kelas XI yang lain menyatakan semua lolos dan bisa ikut pemantapan ! “ ujar kak Cukat menutup acara evaluasi sore itu untuk dilanjut upacara penutupan usai kak Cukat berucao seperti itu salah satu caba bernama sulistyo yang tidak mendapat tiket menuju pemantapan berjalan mendekati kak Cukat seraya mencium tangan beliau sebagai tanda ucapan terima kasih. Di bayat siang siang ?? memang pertama dan AYO JAYA !!! semoga tahun depan pembayatan bisa di laksanakan dengan yang sesungguhnya dan bisa lebih baik lagi